ayah

Kutorehkan semat rindu dalam bilik.
Kusimpan rapat tanpa celah.
Sampai kapan tak ada yang tahu.

Melegakan nafsu air haus.
Laksana mercusuar ditengah laut.
Sedikit tapi bermakna.
Bisik capung dantara belukar semak.
DIAM!
Aku sndri,jgn kau brkta lebat.
Trdekat tapi tak bersama.
Kau..Ayah.

(2006, rindu jiwa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s