Kampus Islam Pertama di Amerika Segera Diresmikan

diunduh dari warnaislam.com

Rabu, 04 Agustus 2010 08:49

warnaislam.com — Kampus Islam pertama di Amerika Serikat, Zaytuna College, segera dibuka pada musim gugur tahun ini di Berkeley, California. Kampus ini bermisi mencetak sarjana Islam kelahiran asli Amerika.

Zaytuna College yang bermoto “Where Islam meets America” (Tempat Islam bertemu Amerika) merupakan perguruan tinggi Islam pertama di Amerika Serikat.

Zaytuna College menawarkan kelas bahasa selama musim panas dalam persiapan menjelang pembukaan secara resmi musim gugur nanti.

Kampus ini menekankan pendidikan umum dalam bidang sejarah Amerika, antropologi, filsafat, sastra, ilmu politik, namun sebagian besar porsi kurikulum dikhususkan untuk mempelajari Islam dan Quran.

“Kami ingin mewujudkan Islam dalam cara yang cocok dengan Amerika,” kata Imam Zaid Shakir, pendiri Zaytuna College yang juga seorang profesor.

Dia mengatakan, kebanyakan guru Islam di Amerika datang dari negara-negara lain –seperti Pakistan, Yaman, Mesir. Karenanya, meskipun ada jutaan Muslim Amerika, namun Islam masih tampak asing di negeri ini. Tapi guru-guru di Zaytuna, kata Zaid, akan menjadi seperti dia.

Zaytuna mengikuti tradisi bersejarah kampus-kampus Amerika berbasis agama. “Harvard, Princeton, dan Yale. Universitas-universitas itu didirikan berbasis lembaga keagamaan,” kata Dr Michael Higgins, yang mempelajari hubungan antara agama dan pendidikan tinggi.

Meskipun perguruan tinggi berbasis agama merupakan hal biasa di AS, namun Higgins khawatir akan ada protes terhadap sebuah perguruan tinggi Islam di era pasca-9/11 ini, karena kini tumbuh persepsi publik bahwa Islam adalah agama yang membenarkan dan mengajarkan kekerasan dan intoleransi.

“Saya pikir akan ada banyak ketakutan atau kekhawatiran sekitar berdirinya sebuah perguruan tinggi yang menganut Islam…” imbuh Higgins.

Tapi Shakir mengatakan, suara-suara yang menentang kampus Islam mencerminkan pendapat minoritas di Amerika Serikat.

Zaid Shakir menegaskan, tujuan kampusnya adalah mencetak sarjana Islam asli Amerika. Menurutnya, Islam tidak pernah berakar di sebuah wilayah, hingga wilayah tersebut memiliki sarjana Islam sendiri. “Itulah tujuan Zaytuna College,” katanya. (mel/voanews/zonaislam.com).*

penulis :
ASM. Romli

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s