Re-azzam

rasanya tak henti-hentinya aku diperlihatkan oleh Allah, kejadian kejadian yang tak terduga selama perjalanan menuju tempat “aplikasi ilmu”..

hari ini seperti biasa memulai rutinitas dengan berangkat dari rumah pukul enam pagi.
metromini 640 selalu setia mengantarkanku walau harus sering mengelus dada karena ditengah perjalanan sering dioper ke metromini lain.

tepat di depan hotel bidakara, sekumpulan perempuan menghentikan bis untuk menaikinya. aku pikir, mba mba ini pasti mau kerja. ya iyalah wong pada rapi gitu pakaiannya. salah dua dari mereka duduk tepat didepanku. dua wanita, yang satu memakai jilbab dan yang satunya lagi tidak.

tak berselang lama, aku terusik dengan gerakan wanita yang tak memakai jilbab didepanku. Karena ia menyibakkan rambut panjangnya, dan mengikatnya. Entah kenapa, aku jadi memperhatikan. Setelah itu ia meraba-raba rambutnya. Aku pikir, untuk apa ya. Oh, mungkin untuk memastikan, apakah rambutnya sudah kering atau belum. Sampai adegan itu, aku masih memperhatikan.

Adegan selanjutnya yang buat aku jadi bengong, dia tampak mengambil sesuatu di tas yang dipangkunya. Dan kau tau apa itu, kawan? Ya, dalaman jilbab. Eh? Sumpah ini agak buat kaget. Lalu, dalaman jilbab yang bewarna hitam itu dipakainya. Tambah bengong lagi aye.
Dalam hati, jangan jangan abis ini adegannya “itu” lagi. Tau kan maksud “itu” apa?
Ya, memakai jilbab. Hah!

Jilbab putih yang berbahan paris itu dipakainya. Di dalam bis kota. Arghhhh…!!!!!
Kenapa lintasan pikiran ku yang pertama adalah, kok ga malu ya pakai jilbab di bis kota.
Maksudnya adalah, kalau memang ia hanya memakai jilbab saat kerja, kenapa harus memakainya di bis kota? Kenapa tak dipakai dari rumah saja.

Ah, kutepis lagi pikiran itu. Mungkin saja, ia berniat memakai jilbab tapi tidak diijinkan oleh orangtuanya. Ya, seperti yang terjadi di jaman 90-an. Ya, mungkin saja.

Husnuzdonlah terus menerus. Hingga tak ada waktu untuk bersuudzon.

Membuatku re-azzam kembali atas amanah ini. Amanah yang bertengger di kepala ini. Semoga kita semua selalu istiqomah di jalan ini!

5 Agustus 2010
-saat re-azzam dalam bis kota-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s