monolog 2

kita semua menunggu, jembatan itu dipenuhi dengan
air..
kalau kalian pernah menonton Narnia, ada lukisan yg
bisa menyedot kalian dengan air..
lalu terhempas di lautan..
sulit kau percaya bukan..
ada kasat yang kasar..
melampaui lembut surga..
setiap baitnya punya rima menawan hati dalam bentuk
gelas gelas hitam..
tak teronggok,hanya tersedia di meja..
layaknya seorang istri yg abdi jiwa raga pada suami..
di ujung telapak serbet pun kan gantung paku..
layaknya harapan bila semburat biru..
ya biru..
biru awan
biru langit
biru harapan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s