Tangguh itu…..

“Cin, jadi wanita jangan tangguh-tangguh amat..” kata seorang laki-laki yang duduk disebrang dan baru dikenal 1 jam saat rapat persiapan walimatul ursy seorang teman.

Saat itu, saya sedang makan nasi padang dengan lauk rendang sambil mengetik sms dengan tangan kiri. Sejenak saya diam, dan langsung bilang, “Maksudnya, bang?” sambil menghentikan aktivitas sms dan makan. Tapi tetep masih ngunyah.. hehe

“Udah makan dulu aja cin.. ” sambil mesem-mesem engga jelas..*emang orangnya juga ga jelas kayaknya.. (mudah-mudahan orangnya ga baca :D)
————————————————————————————————————————————–
Menurutnya, sebagai wanita jangan terlalu tangguh-tangguh. karena kasihan suami yang nanti menjadi pendampingnya nanti. kalau wanitanya tangguh, nanti suaminya ngerjain apa dirumah. nanti suaminya merasa dikalahan dengan istrinya. nanti suaminya merasa ga bisa memimpin istrinya yang lebih tangguh dari suaminya. dan nanti-nanti yang lainnya..

pembicaraan ini membuat saya berpikir semalaman.. apakah betul tangguh itu tidak diperlukan seorang wanita dalam sebuah kehidupan.. tapi sebenarnya, saya menangkap maksud dari abang ini bahwa tangguh yang dimaksud adalah sibuk..
tapi bagiku tangguh itu berbeda dengan sibuk..
kalau kalian?

-lagi males nulis-😀
padahal lagi di depan azzam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s