mengenalMu

Menikah bukan hanya menjalin cinta dalam bingkai halal, tapi juga membentuk diri masing-masing menjadi insan rabbani bersama.
Menempa diri sebagai orang tua yang mampu mengenalkan anak-anak kepada Rabb-Nya dan menjadi garda depan untuk membela dien ini. Walau terus tertatih. Tertatih dengan diri kita yang terus belajar jadi orangtua shalih. Ya, kita sedang belajar bukan, suamiku?

bukankah beberapa dari kita belajar bahwa ada beberapa orang tua di sekitar kita bahkan orangtua kita sendiri yang belum mampu mengenalkan kita pada Allah karena hidayah yang belum hinggap dulu. Lalu kita dengan pertolongan Allah, menemukan-Nya di perjalanan pencarian. Sambil terus melakukan perjalanan, kita merangkul orang tua kita. Ataupun sebaliknya. Orangtua kita yang memulai mengenal Allah, belajar merangkul anak-anaknya.

Malam hari di masjid sekitar Jakarta, seperti biasa, pengajian pada hari itu berlangsung seperti malam-malam sebelumnya. Ustadzah yang biasa mengisi pengajian, kala itu memberikan materi tentang tafsir Al Buruj. Di akhir pengajian, seorang ibu mengatakan sesuatu kepadaku,

“Cin, bagaimana anak-anak ibu ya? ibu menyesal sekali dulu ga ngajarin agama sejak kecil kepada mereka. Sekarang anak-anak ibu susah sekali diajak sholat. Udah didoain siang malam ga putus-putus.” dengan berkaca-kaca ibu tadi bercerita kepadaku.

Aku terhenyak. Diam.

” Yang sabar ya bu” kata itu akhirnya terlontar begitu saja. Bingung mau ngomong apa.

Ibu itu terus menyeka air matanya yang jatuh. Sedih.

“Anak ibu yang terakhir masih mending Cin, masih mau sholat walau bolong-bolong dan ekspres. Sholat jum’atnya juga masih rajin.” Ibu itu masih terus menangis sambil menunduk.

” Doakan terus bu, insya Allah, Allah kabulkan do’a ibu suatu waktu.”

“Iya Cin. Terima kasih ya.”

Tak lama perbincangan kami. Karena memang sudah larut malam.

Lihatlah, bagaimana seorang Ibu menangis dalam setiap do’anya agar anak-anaknya kembali mengenal tuhan-Nya. Menyesal, belum mampu mengajak anak-anaknya berjalan bersama menuju surga.

Aku adalah salah seorang anak yang belajar mengenal Allah dari pendidikan Tarbiyah. Orang tua ku mengenalkan Allah kepadaku hanya sekilas lalu, seiring dengan keretakan keluargaku. Alhamdulillah akhirnya, Allah mengenalkanku pada saudara-saudara di Tarbiyah. Dengan perlahan tapi pasti, membawa sedikit cahaya ke Mama dan Papa. Perlahan tapi pasti.

Lalu bagaimana dengan anak-anak ibu tadi? Mungkin Allah memang belum memberikan saatnya. Mungkin Allah masih memberikan ujian dan kado kepada ibu tersebut. Mari didoakan ya para sahabat.

Dari cerita diatas, kalau kita sempat baca buku-buku tentang rumah tangga atau pernikahan, selalu pasti ada bab tentang memilih calon pasangan hidup. Memilih ibu bagi anak-anak nanti, memilih ayah bagi anak-anak nanti. Karena ujungnya adalah bagaimana pernikahan mampu menjadikan benteng pertama umat dari apa yang sudah Allah larang.

Mari doakan para orang-tua yang sedang berjuang mendidik anak-anaknya agar bisa bersama di surga nanti dan juga para anak yang sedang berjuang mengajak orangtuanya agar bisa bercengkrama di sungai susu di Jannah-Nya kelak.

Untuk anak dan suamiku tercinta, aku mencintai kalian karena Allah. 

Mampukan aku dan suamiku ya Allah, agar bisa mendidik Aisyah menjadi generasi-Mu.

11 thoughts on “mengenalMu

  1. mutsaqqif says:

    Tulisan mantap gini khan sayang kalau gak tersebar luas🙂

  2. bismillah semoga saya juga bisa mengajarkan pendidikan agama pada anak saya sedini mungkin, bahkan sebelum dia melihat dunia.. amiiiin..

  3. cindycyrilia says:

    belajar nulis agak serius nih.. hehe..biasa kan curhat mulu.. eh gpp juga kan ya curhat2 juga.. huehehe

  4. tinsyam says:

    semoga anakanak menjadi anak soleh & solehah ya punya orangtua kaya gini..

  5. Zul Fikri says:

    mantap, singkat tapi sangat mengena akan esensinya..

  6. jampang says:

    mampir ke rumah saya juga yah,….. *salah fokus*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s